TESTIMONIAL OWNER

Yulie Wey (Owner HSHL Villa Melati Mas)

Hai apa kabar semua, maaf baru sempat mengabari perkembangan i-tutor di vila
melati mas, karena selama ini kami kekurangan guru, jadi owner harus turun tangan
sendiri buat ngajarin i-tutor.

Perkembangan kami disini cukup bagus, maklum owner sendiri juga turun tangan dan
sering kerepotan dengan anak-anak heee...

Pada awalnya murid kami 15 anak, tetapi jumlah nya meningkat terus, walaupun ada
yang keluar syukur pada Tuhan, yang masuk jumlahnya selalu lebih banyak.
Aku akan membagi pengalaman langsung dengan teman-teman nanti di i-tutor pada
pertemuan yang ada.

Jumlah sekarang murid i-tutor villa melati mas sudah mencapai hampir 70 anak
dengan preschool nya. Semoga dengan bantuan dan dukungan dari Head office kami
akan selalu berkembang...........


Success selalu........

Regards,


Yulie Wey
Owner HSHF Villa Melati Mas.

Bapak Ato Sunarto (HSHF Jababeka Cikarang)

Tanggal 11 November 2007 awal saya mengenal dan memutuskan membeli licensi i-tutor.net lewat Ibu Diana di pameran Franchise dan Peluang Usaha JHCC Jakarta. Dengan informasi yang minim saya segera mencari tahu tentang i-tutor di media dan kantor pusat. Dari situlah saya baru tahu tentang profil i-tutor.net

Dengan semangat 45 saya berkesempatan bertemu dengan Pak Franky (Lippo Cikarang). Saya juga dapat gambaran yang jelas dari Pak Yudhis (Pusat). Akhir Nov 07 saya ikut training dan dapat banyak ilmu lebih detail lagi dari Pak Sofyan (Pusat), dapat sharing yg bagus dari Pak Hendra (Dadap,Tangerang), Ibu Arini (Sidoarjo) dan Pak Abdi (Medan).

Sempat tertunda untuk segera buka karena masalah tempat dan teacher akhirnya tgl 16-17 Februari 08 I-tutor.net Jababeka Cikarang mulai open house. Walau masih dihadang beberapa kendala (terutama teacher) hari pertama open house sudah ada yang daftar 29 orang disusul hari kedua 21 orang. Ada waktu 14 hari sebelum mulai belajar (mulai 3 Maret 08) untuk persiapan dan digunakan untuk free trial. Masa persiapan ini ada penambahan murid 23 orang sehingga total murid yang daftar sudah 73 orang.

Dari pengalaman ini ada beberapa hal yang ingin saya sharingkan dengan rekan2 owner mudah2an pengalaman ini bisa membawa semangat baru dalam mengembangkan i-tutor.

1.Punya impian besar karena impian adalah langkah awal menuju kenyataan.
2.Selalu berpikir mungkin dan pasti bisa karena dari situlah sumber energi keluar.
3.Selalu terbuka terhadap masukan dan mencoba inovasi baru.
4.Focus terhadap harapan dan lupakan problem
5.Optimis dan Antusias.

Tips teknis:
1.Buat promosi yang jelas pembeda i-tutor dengan kursus yang lain, jangan terlalu banyak kata yang tidak menjual.(spanduk)
2.Bahasa umum dan mudah dipahami (brosur)
3.Keputusan banyak dilakukan oleh emosi dibanding logika (waktu open house kasih sample anak yang sudah bisa bercerita dalam bahasa inggris, tayangan lomba pidato bahasa inggris, berita di media dll).
4.Buat biaya kursus bervariasi ( bayar bulanan, 3 bulanan diskon 12.5 %, 6 bulanan diskon 25 %/ dalam range yang ada 150 rb – 250 rb.)
5.Waktu open house minta calon murid langsung mencoba sendiri metode i tutor sehingga langsung terjalin emosi dengan konsep i tutor.

IF BETTER IS POSSIBLE GOOD IS NOT ENOUGH……………


Bapak Hendra (ED Pamulang)

Saya mengenal I-TUTOR.NET dari majalah Franchise bulan Agustus. Awalnya saya kurang begitu yakin dengan I-TUTOR.NET karena dilihat dari perkembangannya yang begitu pesat hanya dalam waktu kurang dari 2 tahun bisa mencapai + 400 cabang. Dalam hati saya berpikir apakah dengan cabang yang sebanyak itu pusat masih bisa mensupport cabang dengan maksimal, jangan-jangan malah kabur karena uang Franchise sudah di tangan.

Bulan September saya menghadiri pameran Franchise dan kebetulan waktu itu saya melihat stand I-TUTOR.NET tapi karena dari awal saya sudah negative thinking dengan I-TUTOR.NET jadi saya hanya lewat dan minta brosur tanpa banyak tanya. Akhirnya saya mengambil Franchise pendidikan lain yang memang sudah ada nama dengan membayar DP saat itu juga. Sesampainya di rumah saya mulai membandingi Franchise yang saya ambil dengan I-TUTOR.NET, setelah dihitung-hitung saya sempat SHOCK karena modal yang harus saya invest mencapai 650 juta (plus renovasi dan sewa tempat) untuk 5 tahun. Sedangkan di I-TUTOR.NET hanya 50 juta ( paket 3 in 1) untuk lifetime. Malamnya saya gak bisa tidur mikirin DP hangus dan pindah ke I-TUTOR.NET atau tetap pada pilihan saya.

Seminggu kemudian saya mencoba menghubungi I-TUTOR.NET karena rasa penasaran saya itu dan saya pun datang ke kantor pusat, kebetulan waktu itu saya ketemu dengan Pak Yudhistan dan beliau yang mempresentasikannya ke saya. Dan saya pun langsung OK dengan menjadi ED Pamulang. Kemudian saya baru sadar bahwa saya kesana kan hanya untuk bertanya bukannya mau beli Franchise. Sekarang saya malah tambah bingung, apa yang harus saya perbuat dengan 2 Franchise di tangan. Sampai di rumah saya tidak berani menceritakan kepada istri saya kalo saya baru saja membeli Franchise baru lagi padahal Franchise yang lama saja belum dibuka.

Dengan banyak pertimbangan, akhirnya saya memutuskan untuk bergabung dengan I-TUTOR.NET dan mengikuti training pada bulan Oktober dengan 1 guru dan kebetulan guru saya terpilih menjadi the best teacher pada saat itu. Dan itu cukup menambah keyakinan saya. Bulan November tepatnya tanggal 13 November 2007 , saya mulai buka Centre di Villa Taman Bandara, Dadap, Tangerang. Ternyata respon dari masyarakat disana cukup bagus dengan 45 murid di bulan Desember dan 12 murid untuk bulan Januari. Untuk lebih meyakinkan diri, saya memutuskan untuk ikut training lagi di bulan November dengan 2 orang guru dan pusat juga sangat mensupport saya. Dan puji Tuhan sampai saat ini Centre saya berjalan cukup lancar. Hidup I-TUTOR.NET….. Do your best for everyone……

Tips buat owner :
1. Selalu bersyukur apa yang sudah didapat saat ini.
2. Brosur dicetak semenarik mungkin.
3. Bagi brosur langsung ke sekolah terdekat.
4. Gratis SPP untuk murid berprestasi.
5. Member Get Member (2 gratis 1)
6. Kembali ke tips No. 1


Ibu Arini (HSHF Sidoarjo)

Para pemilik i-tutor.net Jawa Timur membuat perkumpulan dan mengadakan pertemuan berkala untuk meningkatkan kualitas dan jumlah murid. Hasilnya, sejak bulan Mei 2007 hingga sekarang, owner yang tadinya hanya mempunyai 10 – 15 murid sekarang bisa meningkat hingga 80 orang. Rata-rata murid di satu tempat kursus di Jawa Timur saat ini adalah minimal 50 orang.

Tips-tips marketing yang mereka jalankan adalah antara lain sebagai berikut: (cara-cara ini harus dicoba semuanya tidak boleh puas dengan satu metode saja)  

  1. Pasang spanduk di tempat strategis yang mudah dilihat orang (kasih uang rokok kepada preman setempat) supaya spanduknya tidak dicopot.
  2. Pasang iklan di media (cetak/tv)
  3. Brosur / leaflet (nilai keberhasilannya kecil)   (kata-kata di iklan, spanduk, brosur, leaflet sebaiknya mencerminkan ketergesaaan, misalnya: 30 pendaftar pertama akan mendapatkan discount uang pendaftaran, atau disc 50% uang kursus, dsb.) Pada saat membuat iklan atau merencanakan, posisikan diri sebagai orang tua yang mau mendaftarkan anaknya di tempat kursus tsb.  
  4. Guru yang menarik
  5. Lay out ruangan yang bisa dilihat orang dari luar (apabila memungkinkan)
  6. Nonton bareng (bisa film apa saja)
  7. Membuat iklan kursus serasa nonton
  8. Member get member (siswa yang bisa mengajak murid untuk kursus di tempat tsb akan mendapatkan discount ...% u/ biaya kursusnya)
  9. Voucher (membagikan voucher ikut kursus gratis selama ...pertemuan)
  10. Ikut sebagai sponsor pada acara tertentu (pilih yang tidak perlu membayar mahal, cukup menjadi sponsor, misalnya untuk juara I diberikan voucher kursus gratis selama ...bulan, dsb)
  11. Undang orang lain untuk melihat suasana belajar kursus
  12. Memasang iklan bersama (di koran atau spanduk besar, dengan menyebutkan alamat-alamat tempat kursus terdekat)
  13. Karbit anak sendiri, sehingga bisa jadi contoh pada saat presentasi
  14. Membuat competition (english or speech or painting) competition
  15. Free Trial
  16. Presentasi ke sekolah.
  17. Selalu berpikir positif, jangan pernah meminta nasehat dari orang yang gagal.  

Teknik-teknik tersebut bias berdiri sendiri-sendiri atau digabungkan satu dengan yang lain. Pasti masih banyak trik marketing yang lebih baik, untuk itu tips ini akan selalu di update. SEMOGA TAMBAH SUKSES!!!!


Ibu Musyarafah Machmud (HSHF S. Limboto, Makassar)

Mulanya saya kira program ini hanya bercanda, ternyata bonus beneran. Mobil Chery QQ yang dijanjikan oleh i-tutor jika sudah menjual 3 outlet Alhamdulillah sudah tercapai. Padahal saya jualannya juga tidak pakai tips khusus. Produk bagus, peminatnya pasti banyak, apalagi marketingnya sudah disuppoort oleh kantor pusat, kita tinggal meyakinkan saja bahwa "This is a genuine & real business". Thanks to everybody at kosambi for their support, mudah-mudahan i-tutor.net tambah sukses di masa yang akan datang. Target 1500 outlet tahun depan InsyaAllah bisa tercapai. Amiin..

Bapak Justin (Probolinggo)

Saya mulai mengoperasikan i-tutor.net sejak tanggal 30 April 2007. Yang membuat saya tertarik untuk bergabung dengan i-tutor.net adalah bahwa di kota Probolinggo waktu itu belum ada sistem pengajaran yang menggunakan multimedia. Kendala terbesar selama menjalankan i-tutor.net di Probolinggo adalah masalah penetapan biaya kursus dan juga orang tua murid yang terlalu menuntut anaknya menguasai pelajaran bahasa Inggris secara instan, selain itu juga jadwal kursus banyak yang berbenturan dengan jadwal sekolah yang padat. Saya mengelola sendiri i-tutor.net dengan dibawahi komandan istri saya dan team yang solid. Sampai saat ini jumlah murid yang terdaftar dalam tempat kursus kami ada 80 anak. Strategi dalam menambah jumlah murid paling utama adalah dengan menyebarkannya dari mulut ke mulut dan disertai open table di sekolah-sekolah favorit, serta tidak lupa untuk menjaga mutu i-tutor.net..

Tips untuk rekan yang lain:
1. Yakinlah bawha program i-tutor.net bagus;
2. Jangan cepat putus asa;
3. Menjalankan promosi secara konsisten;
4. Mencari guru yang cocok dengan program i-tutor.net;
5. Services dengan cara menelepon orang tua murid untuk mengetahui perkembangan anak;
6. Positive thinking dan action; dan
7. Yang penting berdoa dan beramal.

Harapan ke depan untuk i-tutor.net... mutu tetap dipertahankan... dan menambah program baru untuk kemajuan bersama..

ok salam untuk semua..


Ibu Debby i-tutor.net Gading Serpong (ED Curug)

Saya memulai usaha i-tutor.net ini tepatnya satu tahun yang lalu yaitu 1 Agustus 2006. Total investasi saya semuanya termasuk harga License, peralatan, sewa ruko, renovasi dll habis Rp.150 juta-an. Hati saya sempat ciut juga waktu itu, karena tidak kebayang kapan saya bias balik modal. Langkah awal saya yaitu mengadakan acara Talk Show disertai lomba-lomba di Mal WTC Serpong. Selanjutnya saya juga mencetak bosur yang atraktif, dan pasang spanduk disekitar area Gading Serpong. Murid terus bertambah hingga mencapai 30 orang. Lewat brosur dan guru saya, saya mendapatkan tambahan sponsorship lagi. Ketika kantor pusat menawarkan program ITI test, saya coba menawarkan ke sekolah-sekolah dan ada satu sekolah yang tertarik, yaitu SDS Model Islamic Village di Villa Ilhami Tanggerang. Saya mengadakan tes untuk 440 siswa kelas 1-6 SD. Tes ini dilakukan di tempat kursus, sehingga saya bebas berpromosi. Dari sini saya mendapatkan 30 murid baru. Tidak berhenti di situ saya juga menawarkan yang namanya kerjasama sekolah, dan SDS Islamic Village menyambutnya dan setuju menggunakannya selama 2 tahun. Selain itu saya juga selalu menjaga mutu pengajaran di tempat kursus saya, dan hasilnya memang tidak mengecewakan. Tidak terasa, sekarang jumlah murid ditempat saya sudah mencapai 80 murid lebih. Walaupun di wilayah kami banyak saingan tempat-tempat kursus yang lain, tapi kami sangat optimis.


Ibu Andreany Halim (ED Karawaci)

Kami membeli License i-tutor pada bulan Juli 2006. Saat itu saya sedang hamil muda. Kami resmi beroperasi bulan Januari 2007, saat itu jumlah murid i-tutor hanya ada 8 orang. Dengan jumlah murid yang sangat sedikit saya sempat down dan merasa agak terbatas bergerak karena baru saja melahirkan.
Namun dengan mereferensikan teman membuka license, maka bonus yang kami terima dapat menutup biaya operasional terutama gaji guru tetap. Tentu dengan menggunakan gedung sendiri kami tidak terbebani dengan biaya sewa, hal ini pula yang
kami lihat sebagai suatu yang perlu dipertimbangkan oleh calon licensee. Dalam keadaan seperti itu kami tidak pernah mengeluh atau komplain ke kantor pusat, karena kami merasa belum melakukan usaha maksimal terutama dalam segi marketing. Kami mulai melakukan iklan dan menyebarkan brosur di bulan April 2007. Hasil mulai kelihatan pada awal bulan Juni 2007 waktu itu kami membuka kelas Holiday Program dan pada Juli 2007 murid tetap sudah mulai bertambah. Kami juga mencari tambahan guru-guru berkualitas, karena kelangsungan hidup suatu kursus terletak pada kualitas guru yang pada akhirnya berdampak pada kualitas murid. Saat ini jumlah murid sudah mencapai 40 orang termasuk murid Singapore Learning. Target kami adalah murid mampu dan percaya diri berbicara bahasa Inggris dengan baik, inilah yang membedakan i-tutor dengan tempat kursus yang lain. Besar harapan kami nama besar i-tutor di Indonesia dapat terus berkembang positif seiring dengan support dari Kantor Pusat baik dalam hal kualitas pengajaran dan advertising nasional.
HIDUUUP i-tutor.....


Choiril Anam (Buaran Indah)

Semua berawal dan niat kami untuk mencari peluang bisnis yang menarik dengan modal yang tidak terlalu besar, karena pada saat itu saya sudah memutuskan untuk tidak lagi menjadi karyawan melainkan harus memiliki usaha sendiri. Sampai pada suatu ketika kami membaca sebuah tabloid, yang di dalamnya ada artikel tentang i-tutor.net yang memberikan pendidikan bermutu namun terjangkau bagi masyarakat, sehingga kita dapat membagi ilmu yang bermanfaat untuk berbagai kalangan, sekaligus mendapatkan peluang bisnis yang menjanjikan. Segala sesuatu walaupun dengan penuh perhitungan harus kami lakukan secepat mungkin, mulai dari mengambil license, mencari sumber dana, mencari tempat, sampai mencari pengajar yang Alhamdulillah semuanya dimudahkan oleh Allah SWT. Mengingat pesan Robin William dalam film Dead Poet Society “CARPE DIEM -Seize the Day”, Raihlah Kesempatan! karena mungkin saja dia tidak datang dua kali, kami berdoa sambil berusaha semampu kami, dan sisanya kami serahkan pada Allah. Keraguan mulai muncul saat mulai terasa sulitnya mencari murid, karena menjelang bulan Juni anak-anak SD menghadapi masa ulangan umum mereka. Walaupun sebagian dari mereka menampakkan antusiasme yang cukup tinggi, tapi jarang ada yang langsung bertindak untuk bergabung dengan kami. Hingga pada bulan pertama jumlah murid yang terdaftar di tempat kami tidak lebih dari 5 orang. Akhirnya kami memutar otak untuk menjangkau anak-anak TK dan playgroup yang tidak terhambat oleh ulangan umum. Sejak saat itu kami fokus untuk mengajak anak-anak preelementary tersebut untuk datang di free-trial yang selalu kami adakan setiap hari. Beragam respon sudah kami alami bersama, mulai dan yang sangat bersemangat dan langsung mengajak teman-temannya saat itu juga, hingga yang antipati kemudian menjadi mendekat. Tapi saya, istri dan tim pengajar kami, punya keyakinan yang kuat bahwa segala sesuatu yang kita kerjakan secara konsisten pasti akan ada hasilnya. Yang penting semangat terus dijaga. Kalau semangat saya turun, tim pengajar kami yang memberikan semangat, begitu pula sebaliknya. Kata yang sering diteriakkan di lingkungan kami adalah”Ciao!” agar iklim kerja kami penuh semangat. Perlahan namun pasti, usaha kami mulai terlihat di bulan kedua, dan dalam tiga bulan pertama jumlah murid yang terdaftar di tempat kami mencapai 90 siswa. Kini keyakinan kami terhadap bisnis inipun semakin meningkat, dan pesan yang sama saya bagikan kepada anda semua, Carpe Diem, Raihlah Kesempatan!


Pona (ERMD Sumatera Utara)

Mulanya saya mencari tahu tentang i-tutor.net dari sebuah tabloid. Setelah mengetahui cukup informasi, Saya pun segera terbang ke Jakarta untuk mempelajari lebih jauh. Presentasi yang diberikan tentang i-tutor.net semakin menarik minat saya karena hal ini merupakan sesuatu yang baru baik dan segi pembelajaran maupun sisi usahanya. Dengan niat memberikan sistem pembelajaran yang terbaik di Pekanbaru maka kami membawa i-tutor.net ke Pekanbaru dengan bergabung menjadi licensee. Uniknya, disamping sistim pembelajaran yang revolusioner, yakni cinema eduitainment dimana para siswa pada saat belajar seperti berada digedung bioskop dengan suasananya, sistim usaha yang ditawarkanpun sangat menarik dengan konsep single level multiple benefit. Aspek pembelajaran dengan konsep cinema edutainment dan motto Your Happy Learning Place” benar benar merupakan perpaduan yang unik dan memberikan hasil yang luar biasa terhadap hasil belajar para siswa ditempat kursus kami. Anak-anak didik dengan cepat menyerap materi pelajaran yang disajikan dalam bentuk animasi dan yang terpenting adalah mereka tidak merasa tertekan tetapi merasa senang (fun).
Penekanan pembelajaran di i-tutor.net terutama adalah pengembangan Emotional lntellegence(EQ) atau kecerdasan emosional anak. Dalam pengembangan cognitive anak (IQ), maka para siswa dibiasakan untuk berpikir secara structural, integratif dan komprehensif.
Diharapkan, para siswa yang belajar dengan metode i-tutor.net dapat menjadi pembicara yang handal dan percaya diri serta dapat berpikir secara terstruktur. Hanya dengan hitungan hari dan minggu, para siswa yang belajar di i-tutor.net kami, telah berani tampil didepan umum atau kawankawanya dimuka kelas dengan berbahasa lnggris.
Masalah kekurangan guru dapat diatasi dengan sistim pembelajaran i-tutor.net yang menggunakan multimedia sebagai sarana ajar mengajar. Hal hal yang berkaitan dengan pskis dan psikologis sang guru dapat diminimalisir sehingga kegiatan belajar anak didik dapat berjalan dengan baik.